KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTASI (KONVENSIONAL)


Sedang belajar teori akuntansi ?

mari kita belajar bersama.. kali ini kita belajar mengenai kerangka konseptual akuntansi (konvensional).

KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI (KONVENSIONAL)

KONVENSIONAL

PENGERTIAN KERANGKA KONSEPTUAL :

Kerangka konseptual adalah struktur teori akuntansi yang didasarkan pada penalaran logis yang menjelaskan kenyataan yang terjadi dan menjelaskan apa yang harus dilakukan apabila ada fakta atau fenomena baru. perumusan kerangka konseptual dimulai dengan penentuan tujuan yang menjadi landasan untuk menyusun elemen lain seperti karakteristik kualitatif dari informasi dan pengakuan serta pengukuran elemen laporan keuangan.

FUNGSI KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI :

FASB merumuskan 4 manfaat dari kerangka konseptual akuntansi :

1)      Sebagai pedoman dalam menentukan standar akuntansi

2)      Sebagai kerangka referensi untuk memecahkan masalah akuntansi apabila standar yang sekarang tidak mengatur isu baru yang timbul

3)      Sebagai dasar membuat pertimbangan dalam menyajikan laporan keuangan

4)      Meningkatkan daya banding dengan cara mengurangi berbagai alternative metode akutansi yang ada

PERUMUSAN KERANGKA KONSEPTUAL :

SFAC no

Judul

Isi

Tahun

Level

1 Objectives of financial reporting by business enterprise Tujuan yang akan dicapai dalam pelaporan keuangan 1978 I
2 Qualitative characteristics of accounting information Kualitas informasi yang harus dipenuhi dalam pelaporan keuangan agar bermanfaat 1980 II
3 Elements of financial statements of business enterprise Definisi dan karakteristik elemen laporan keuangan 1980 II
4 Objectives of financial reporting by nonbusiness organizations Tujuan yang akan dicapai dalam pelaporan keuangan organisasi nirlaba 1980 I
5 Recognition and measurement in financial statement of business enterprise Kriteria pengakuan dan atribut pengukuran elemen laporan keuangan 1984 II
6 Elements of financial statements. A replacement of fasb concept statement no 3 Mengganti sfac no 3 dan berlaku bagi organisasi nirlaba 1985 III

Sumber: chariri, anis dan imam ghozali. 2001. Teori akuntansi. Edisi pertama. Halaman 121.

LEVEL 1 : TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN

Tujuan dari pelaporan keuangan menurut SFAC NO. 1 (Statement of Financial Accounting Concepts) :

  • Pelaporan keuangan memberikan informasi yang bermanfaat bagi investor dan kreditor, dan pemakai lainnya dalam mengambil keputusan investasi, kredit dan yang serupa secara rasional. Informasi tersebut harus bersifat comprehensive bagi mereka yang memiliki pemahaman yang rasional tentang kegiatan bisnis dan ekonomi dan memiliki kemauan untuk memelajari informasi dengan cara yang rasional.
  • Pelaporan keuangan memberikan informasi untuk membantu investor , kreditor dan pemakai lainnya tentang penerimaan kas bersih yang berkaitan dengan perusahaan.
  • Pelaporan keuangan memberikan informasi tentang sumber-sumber ekonomi  suatu perusahaan dan klaim terhadap sumber-sumber tersebut.
  • Pelaporan keuangan menyediakan informasi tentang hasil usaha (performan keuangan) selama satu periode.
  • Pelaporan keuangan menyediakan informasi tentang bagaimana perusahaan memperoleh dan membelanjakan kas, pinjaman dan pengembaliannya, transaksi modal, dividen dan equities lainnya dan faktor yang mempengaruhi solvenci dan likuiditas perusahan.
  • Pelaporan keuangan menyediakan informasi tentang bagaimana manajemen mempertanggung-jawabkan kepada pemilik atas pemakaian sumber ekonomi yang dipercayakan kepadanya.
  • Pelaporan keuangan memberikan informasi yang bermanfaat bagi manajer dan direktur sesuai kepentingan pemilik.

LEVEL 2 : KARAKTERISTIK KUALITATIF DAN ELEMEN LAPORAN KEUANGAN

1)      Karakteristik Kualitatif dari Informasi

FASB dalam SFAC NO. 2,  karakteristik kualitatif dimaksudkan untuk memberikan kriteria dasar dalam memilih :

  • alternatif metode akuntansi dan pelaporan keuangan
  • persyaratan peng-ungkapan (disclosure)

Kegunaan bagi pengambilan keputusan, dari dua yang terpenting, lalu sekunder dan yang lainnya :

  • Relevansi dan Reliability, berkaitan dengan : timeliness, predictive value dan feedback value
  • Comparability dan Consistency, yang merupakan kualitas sekunder
  • Cost – benefit dan Materiality , merupakan kriteria untuk mengakui informasi akuntansi

2)      Element laporan keuangan dalam sfac no.3, terdiri dari :

  • Aktiva (assets)
  • Hutang (liabilities)
  • Ekuitas (equity)
  • Investasi oleh pemilik (investment by owners)
  • Distribusi pada pemilik (distribution to owners)
  • Laba komprehensive  (comprehensive income)
  • Pendapatan (revenue)
  • Biaya (expenses)
  • Keuntugan (gains)
  • Kerugian (losses)

3)      Pengakuan dan pengukuran.   Dalam SFAC NO. 5 dibedakan antara laba periodik (earning) dan laba komprehensif (comprehensive income).

  • Earning berbeda dengan income, karena dalam earning tidak diperhitungkan penyesuaian-penyesuaian periode sebelumnya yang tidak diakui pada periode sekarang.  Seperti pengaruh kumulatif perubahan prinsip akuntansi tidak dimasukkan dalam earnings.
  • Sedangkan comprehensive income, mengakui dua pos yang dikeluarkan dari earning, mengakui pengaruh perubahan atas penyesuaian akuntansi periode sebelumnya yang diakui pada periode sekarang dan perubahan lainnya dalam aktiva netto perusahaan (holding gains and losses) yang diakui pada periode berjalan, misalnya, perubahan dalam nilai pasar investasi surat berharga diklasifikasikan sebagai aktiva tidak lancar dan penyesuaian penjabaran atas mata uang asing dimasukkan sebagai laba komprehensif.
  • 5 dasar pengukuran yang dapat digunakan untuk menentukan nilai aktiva dan hutang : cost historis (historical cost), yaitu jumlah kas atau setaranya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva sampai siap digunakan.
  • Cost penggantian terkini (current replacement cost), yaitu jumlah kas atau setaranya yang harus dibayar jika aktiva yang sejenis/sama diperoleh pada saat sekarang.
  • Nilai pasar terkini (current market value), yaitu jumlah kas atau setaranya yang diperoleh dengan menjual aktiva kegiatan penjualan normal.
  • Nilai bersih yang dapat direalisasi (net realisable value), yaitu jumlah kas atau setaranya yang diperoleh jika aktiva diharapkan akan dijual setelah dikurangi dengan biaya langsung (biaya produksi dan penjualan).
  • Nilai sekarang aliran kas mendatang (present value of future cash flow), yaitu nilai sekarang aliran kas masa mendatang yang akan diperoleh seandainya aktiva dijual pada masa yang akan datang.

LEVEL 3 : POSTULATE, PRINSIP DAN KETERBATASAN

  • Postulate akuntansi (asumsi / konsep dasar) adalah pernyataan atau aksioma yang kebenarannya terbukti dengan sendirinya, dan menggambarkan lingkungan ekonomi, politik, sosiologi dan hukum tempat akuntansi dipraktekkan.
    • The economic entity
    • Going concern
    • Monotary unit (unit moneter/mata uang)
    • The accounting period
    • Accounting principles (prinsip pendapatan) the historical cost principle
      • The revenue principle
      • The matching principle
      • The full disclosure principle
      • Constraint
        • Cost benefit relationship
        • The materiality principle
        • Industri practice

KRITIK TERHADAP KERANGKA KONSEPTUAL :

Di Amerika berbagai kritik ditujukan terhadap proyek kerangka konseptual bahwasanya perkembangan berjalan agak lambat. Dua pendekatan yang digunakan dalam analisis adalah :

  • Kerangka konseptual seharusnya merupakan pendekatan ilmiah yang mampu membenarkan observasi berdasarkan logika dan bukti empiris
  • Pedekatan yang dipusatkan pada pemilihan tindakan yang dianggap paling baik berdasarkan nilai-nilai professional

 

Bagaimana? sudah ada gambaran tentang kerangka konseptual akuntansi ?

mudah-mudahan penjelasan singkat ini bermanfaat ya..

sampai ketemu di materi selanjutnya …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s