ASUMSI DASAR, PRINSIP, DAN KENDALA


PERBEDAAN KERANGKA KONSEPTUAL USGAAP (PRA-IFRS), IFRS, DAN SYARIAH

Ada beberapa perbedaan dasar antara ketiga standar tersebut sebagaimana dijelaskan dalam tabel-tabel dibawah ini. Pada dasarnya batang tubuh kerangka konseptual tersebut masih sama, yaitu : level 1: tujuan laporan keuangan; level 2: karakteristik kualitatif dan element laporan keuangan; level 3: Asumsi dasar, Prinsip dan kendala.

di bawah ini saya menuliskan mengenai asumsi dasar, prinsip, dan kendala.

Level 3: Pengakuan dan pengukuran – Asumsi dasar

US GAAP IFRS Syariah
  1. Kelangsungan usaha
  2. Entitas ekonomi
  3. Unit moneter
  4. Periodisitas
  1. Kelangsungan usaha
  2. Basis akrual
DSAK mengemukakan bahwa asumsi dasar dalam penyusunan LKS ada dua yaitu:

1)       Dasar Akkrual

2)       Kelangsungan Usaha

Level 3: Pengakuan dan pengukuran – Prinsip

US GAAP IFRS Syariah
  1. Biaya historis
  2. Pengakuan pendapatan
  3. Kesesuaian
  4. Pengungkapan penuh

 

  1. Biaya historis
  2. Biaya sekarang (apa yang harus dibayar hari ini untuk mendapatkan aset. Ini sering diperoleh dalam penilaian yang sama dengan nilai wajar)
  3. Nilai realisasi (jumlah kas yang dapat diperoleh saat ini jika asset dilepas
  4. Nilai wajar
  5. Pengakuan pendapatan
  6. Pengakuan beban
  7. Pengungkapan penuh
  1. Zakat bukan merupakan biaya tapi bagian dari ibadah
  2. Bebas Bunga : Perusahaan harus menggunakan konsep bagi hasil bukan berdasarkan riba
  3. Bisnis Hasil : Tidak melakukan transaksi spekulasi,penawaran palsu dan cara terlarang lainnya
  4. Kasih sayang Allah : Mengakui keesaan dan kekuasaan Allah
  5. Kebenaran : Sukses dan kegagalan urusan Tuhan
  6. Pertanggungjawaban : bertanggungjawab kepada manusia dan Allah.

 

Level 3: Pengakuan dan pengukuran – Kendala

US GAAP IFRS Syariah
1. Biaya dan manfaat

2. Materialitas

3. Praktik Industri

4. Konservatisme

  1. Keseimbangan antara biaya dan manfaat
  2. Tepat waktu
  3. Keseimbangan antara karakteristik kualitatif
  • Kendala LKS yang relevan dan andal :
  1. Tepat waktu
  2. Keseimbangan antara biaya dan manfaat
  3. Keseimbangan antara sifat kualitas
  4. Penyajian wajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s