Peran World Bank dalam Akumulasi Utang Indonesia (Bagian 1)


Peran World Bank dalam Akumulasi Utang Indonesia (Bagian 1)

Peran bank dunia di Indonesia sejalan dengan peralihan kekuasaan di Indonesia, dari pemerintahan Soekarno kepada Soeharto. Dimulai dengan keinginan untuk melakukan penjadwalan kembali utang-utang luar negeri Indonesia, memperoleh pinjaman baru untuk pembangunan ekonomi Indonesia yang terpuruk, serta menarik investor asing ke Indonesia, maka dimulailah serangkaian ke arah itu, tiga pertemuan awal yang bersifat multilateral, yaitu Tokyo Club (Tokyo, September 1966), Paris  Meeting (Paris, Desember 1966), diikuti dengan pertemuan Amsterdam bulan Februari 1967. Pertemuan terakhir di Belanda itulah yang menghasilkan konsorsium Negara-negara yang memberikan pinjaman bagi Indonesia yang dikenal dengan IGGI (Inter-Govermental Group on Indonesia ). Pinjaman Negara-negara  itu diberikan kepada Indonesia lewat bank dunia. Awalnya, IGGI mencakup 16 negara, di antaranya: Belanda, Jepang (pemberi pinjaman terbesar bagi Indonesia), Amerika serikat, Inggris, Jerman, dan beberapa Negara Eropa lain- seperti Denmark, Norwegia, dan Swiss. Pada tahun 1992, pemerintah RI membubarkan IGGI dan membentuk CGI (Consultative Group on Indonesia), dengan tujuan mengeluarkan Belanda dari konsorsium, karena dianggap terlalu campur tangan terhadap urusan pembangunan dalam negeri Indonesia

Selama 30 tahun (1969-1999), jumlah pinjaman Indonesia dari bank dunia hampir mencapai US$27 miliar atau rata-rata mencapai US$900 juta pertahunnya. Sebelumnya krisis moneter dan ekonomi melanda Indonesia dan Asia tahun 1997, dengan cadangan devisa sekitar US$18miliar dan defisit transaksi bejalan yang semakin membengkak, Indonesia mulai mengalami kesulitan likuiditas dalam melakukan pembayaran bunga dan cicilan utangnya. Setelah dilanda krisis ekonomi, kesulitan likuiditas menjadi nyata, baik bagi pihak swasta maupun pemerintah. Akibatnya, bukannya mengurangi utangnya malah pemerintah Indonesia terpaksa menambah utangnya dari IMF. Total komitmen pinjaman baru adalah sebesar US$43 miliar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s